|
Mengunjungi Dataran Tinggi Minahasa
oleh Charles Roring
Mengunjungi desa-desa Sumonder adalah pengalaman yang
tak terlupakan seumur hidup. Wilayah ini terkenal dengan
pemandangan alam pegunungannya yang indah serta makanan
bercita rasa lezat. Pertama-tama, saya terbang dari
Surabaya ke Manado. Kemudian saya naik mobil ke Sonder.
Jika Anda ingin bepergian dan melakukan perjalanan
mengelilingi kampung-kampung Sumonder, Anda perlu
membuka peta dan mencari di mana pulau Sulawesi berada.
Sumonder atau kecamatan Sonder Minahasa terletak di
bagian utara pulau itu. Biaya perjalanan ke wilayah ini
mungkin agak mahal tetapi biaya hidup di sana sangat
rendah atau murah.
Anda bisa menghubungi agen perjalanan terdekat di kota
Anda, untuk mencari tahu apakah tersedia paket tur ke
Minahasa. Ini adalah sebuah kabupaten yang terletak di bagian utara dari pulau Sulawesi, Indonesia.
Saya menghabiskan waktu dua minggu di sana tinggal di
sebuah keluarga Minahasa. Saya bepergian kebanyakan
dengan kendaraan umum dan mobil keluarga. Kebanyakan
dari kota-kota di sana indah. Karena terletak di wilayah
pegunungan, kota-kota itu mengikuti kontur perbukitan,
lembah, dan lereng-lereng dataran tinggi tersebut.
Orang-orang menanam bunga yang indah-indah di depan
rumah mereka. Jadi jika Anda bepergian dari satu kampung
ke kampung lainnya, Anda akan melihat bunga
berwarna-warni sambil menikmati udara segar.
Di kota-kota seperti Tomohon, Kawangkoan dan Langowan,
para pelancong bisa keliling kota dengan menyewa
bendi, kereta yang ditarik kuda. Harga untuk
satu jam antara dua puluh lima ribu hingga lima
puluh ribu (sekitar 2,5 - 5 US dollar).
Di Kawangkoan, wisatawan bisa berhenti sejenak di
kios-kios yang menjual kacang goreng. Ada dua atau tiga
penginapan. Anda bisa menginap di sana. Hari
berikutnya, jika mengunjungi Sonder, Anda bisa meminta
sopir untuk singgah makan siang di Terapung Resto -
sebuah restoran terapung di mana Anda bisa makan
berbagai hidangan ikan nila baik bakar maupun goreng.
Rasanya gurih. Desa lain yang terletak sekitar lima
belas menit mengemudi adalah Tincep. Para pelancong bisa
menikmati beranekaragam bunga yang dijual oleh penduduk
kampung. Tincep adalah pasar bunga terbesar di wilayah
itu. Ada dua atau tiga air terjun di desa itu. Saya
rekomendasikan Anda menginap di Tincep selama satu atau
dua hari sebelum melanjutkan perjalanan ke kota lain.
Di samping pasar bunga, sawah dan air terjun, wisatawan
bisa menikmati pula wisata arung jeram di desa Timbukar.
Jangan lupa untuk membawa jaket pelampung ketika Anda
naik perahu.
Orang-orang
Minahasa penuh senyum dan tawa. Mereka suka menyanyikan
lagu-lagu daerah, bermain musik dan juga minum saguer.
Untuk minuman ini, banyak turis yang mengunjungi wilayah
ini berkata bahwa minuman yang disuling memiliki kadar
alkohol yang tinggi sehingga mampu membuat Anda pusing
kepala ketika hendak melanjutkan perjalanan di hari
berikutnya. Ketika saguer telah difermentasi dan
disuling, produk akhirnya disebut Cap Tikus.
Kadar alkoholnya mungkin lebih tinggi dari pada Whiskey.
Jadi jangan minum terlalu banyak jika Anda berencana
berangkat meninggalkan kampung itu pagi-pagi sekali.
Jika masih ada waktu, Anda bisa melakukan kunjungan
singkat ke Leilem untuk melihat bagaimana
pengrajin-pengrajin setempat membuat perabotan. Lain
kali, saya akan menceritakan pengalaman perjalanan di
desa atau kota lain.
English version:
My Travel Experience in Minahasa Highland
Also read: Bing.Com
A New Search Engine
from Microsoft
Amazon Store
|