|
Bravia sebuah Televisi
Definisi Tinggi yang Baru dari Sony
Tadi
malam saat sedang menonton Videoland, sebuah channel TV Taiwan,
saya menyaksikan iklan Bravia – produk TV layar datar definisi
tinggi yang baru dari Sony.
Iklan
TV ini menunjukkan bagaimana seorang seniman memotong berbagai
panel gelas menjadi bagian yang kecil-kecil dan merangkainya
menjadi sebuah chandelier (lampu gantung) yang indah. Menjurai
dari langit-langit ruangan, karya seni ini, kemudian, nampak
bersinar terang dan jelas di layar kristal cair televisi
definisi tinggi Bravia.
Menurut pendapat saya, tema baru kampanye iklan Sony Corporation
yang dipakai untuk mempromosikan produk baru mereka sangatlah
baik dan inovatif. Mereka menghadirkan sebuah teknologi LCD TV
dengan cara yang artistik. Sederetan TV set generasi terkini
tersebut tidak dihadirkan melalui fitur-fitur terbarunya dalam
bentuk tombol-tombol yang rumit melainkan melalui tampilan
bersih sebuah pameran seni.
Selama krisis ekonomi yang sedang berlangsung pada saat sekarang,
perusahaan-perusahaan didorong untuk lebih inovatif dalam
mempromosikan produk-produk terbaru mereka.
Merek
Bravia ini mungkin menggantikan merek sebelumnya yang bernama
WEGA. Menurut sebuah artikel yang saya baca di wikipedia, Bravia
singkatan dari Best Resolution Audio Visual Integrated
Architecture. Televisi definisi tinggi dengan layar kristal
datar cair tersebut dipandang sebagai HDTV layar datar terbaik
yang tersedia di pasaran sekarang. Di samping memiliki kemampuan
menampilkan gambar berdefinisi tinggi, TV set tersebut juga
lebih ramah lingkungan karena konsumsi energi yang rendah.
Menarik untuk melihat bahwa iklan TV Bravia menggunakan slogan “color.like.no.other.”
Mungkin slogan tersebut ingin menyampaikan sebuah pesan bahwa
Perusahaan SONY menghasilkan TV set yang terbaik di dunia.
Apakah klaim itu benar atau tidak, fitur-fitur TV Bravia
benar-benar menawarkan suatu pengalaman baru dalam menonton TV.

Tetapi saya ingat telah membaca sebuah buku beberapa bulan lalu
yang berjudul Beating Diabetes yang ditulis oleh David
Nathan dan Linda Delahanty. Dalam buku itu, para pengarangnya
mengingatkan pembaca untuk meninggalkan gaya hidup coach
potato. Masyarakat modern dewasa ini cenderung menghabiskan
lebih banyak waktu dengan duduk di sofa yang nyaman sambil
menonton TV dan bukannya menjalani aktivitas luang yang lebih
enerjetik seperti jalan kaki, bersepeda atau joging. Tidaklah
mengejutkan bila orang-orang menjadi lebih gemuk dan rentan
terhadap penyakit diabetes dan lainnya sebagai akibat dari
kebiasaan gaya hidup santai (sedentary lifestyle). Dengan kata
lain, penulis buku itu meminta kita untuk menyeimbangkan gaya
hidup kita dengan menjadi lebih aktif dalam kegiatan sehari-hari.
Jadi, menonton film atau serial TV melalui HDTV Bravia mungkin
baik tetapi hal tersebut akan lebih baik jika kita duduk di atas
sepeda stationer sambil bersepeda. - oleh
Charles Roring
di Manokwari Papua - Indonesia
English version article:
Bravia A New HD
TV From Sony |