|


|
Demi Kesehatan Kaum Muda,
sebuah gambaran yang beragam
 |
|
Anak-anak makan gula tebu di dekat
rumah mereka di Kumbali, Malawi awal
tahun ini. UNICEF berkata negara
Afrika Selatan berada di antara
mereka yang tingkat kematian
anak-anaknya tinggi semakin rendah.
|
Kematian
anak-anak di bawah usia 5 tahun terus menurun tahun lalu. Namun
sebuah penelitian menyerukan perlunya perhatian terhadap
kematian dalam jumlah besar yang dapat dihindarkan pada kaum
muda usia 10 hingga 24 tahun. Transkrip siaran radio: 27
September 2009
Ini adalah VOA Special English Development Report
UNICEF berkata angka kematian pada anak-anak usia di bawah lima
tahun telah berkurang 28 percen sejak 1990. Para ahli memuji
penurunan itu disebabkan membaiknya measures kesehatan publik.
Ini termasuk kampanye vaksinasi dan penggunaan kelambu yang
telah diberi perlakuan kimiawi untuk membunuh nyamuk yang
menyebarkan malaria.
Brian Hansford di Dana Perserikatan Bangsa-bangsa untuk
Anak-anak berkata masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
BRIAN HANSFORD: "Tentu saja berita yang baik adalah angka
kematian anak-anak di bawah usia lima tahun terus berkurang di
2008. Jumlah absolut kematian anak-anak berkurang hingga
kira-kira 8.8 juta dari 12.5 juta di tahun 1990. Dibandingkan
dengan di tahun 1990, kematian anak-anak setiap hari turun
sepuluh ribu. Berita buruknya adalah bahwa kematian tahunan
total 8.8 juta masih merupakan tragedi, sehingga masih ada
banyak yang harus dilakukan."
Salah satu tujuan U.N> Millennium Development Goals adalah
mengurangi angka kematian di bawah lima tahun hingga dua pertiga
pada tahun 2015. Sebuah negara yang bisa mencapai goal ini
adalah Malawi. Di tahun 1990, ada 225 kematian untuk setiap
1.000 kelahiran. Perkiraan untuk tahun lalu adalah seratus.
Juru bicara UNICEF Brian Hansford berkata pneumonia dan diarrhea
tetap merupakan dua pembunuh terbesar anak-anak muda. Sembilan
puluh tiga persen kematian terjadi di Afrika dan Asia.
Sebuah studi baru yang terpisah melihat pada kematian-kematian
di seluruh dunia pada kaum muda usia 10 hingga 24. Penelitian
itu menemukan bahwa 97 persen terjadi di negara berpendapatan
rendah dan menengah. Dan dua dari setiap lima adalah akibat
cedera dan kekerasan.
GEORGE PATTON: "Di negara-negara berpendapatan tinggi seperti
Amerika Serikat, Inggris dan Australia, angka kematian adalah
sekitar 45 per 100.000 setiap tahun. Di sub-Saharan Africa kita
memiliki angka kematian tertinggi di dunia, dan itu tujuh kali
lebih tinggi dari pada angka itu.
Penelitian tersebut menemukan bahwa di seluruh dunia 2,5 juta
orang usia 10 hingga 24 meninggal di tahun 2004. Hampir 2/3 di
sub-Saharan Africa dan Asia Tenggara.
Kondisi yang berhubungan dengan kehamilan dan kelahiran anak
adalah penyebab utama kematian pada kaum wanita. Tetapi bila
kedua jenis kelamin digabungkan, pembunuh utama dalam kelompok
usia ini adalah kecelakaan lalu lintas Sepuluh percen dari semua
kematian disebabkan oleh cedera di jalan raya.
Selanjutnya adalah bunuh diri dan kekerasan. Juga dalam sepuluh
penyebab teratas adalah infeksi, termasuk tuberculosis, dan H.I.V/
AIDS, serta tenggelam dan kematian yang berhubungan dengan api.
Penelitian ini muncul dalam journal The Lancet.Dan inilah VOA
Special English Development Report, yang ditulis oleh June
Simms. Saya Steve Ember. Diterjemahkan oleh Charles Roring dari
Causes of Death
Among Children and Young People
Lihat juga:
|